auh ke hujung antologinya ~ Cinta Sangkuriang Rindu Oedipus ~ cerpen-cerpen Nisah Haron mencapai puncak ranumnya. Dalam bahasa yang semakin santai dan manis, kisah-kisahnya menjadi lebih menduga dan lebih mencabar. Maksudnya kita tidak mungkin menikmati karyanya begitu saja tanpa terlebih dulu berbekal ragam ilmu dan kesabaran.
Cerpen demi cerpen Nisah Haron, secara sedar atau alpa, tetap menghantar teka-teki atau teka-kata kepada pembacanya.
Tapak demi tapak, dalam ragu dan debar, kita terpaksa belajar menyusuri dan menekuni manusia-manusia pintar yang diselaminya.